Pijatan Lembut Ayah di Tengkuk Ibu Bisa Lancarkan ASI Internet

Jakarta – ASI merupakan sumber makanan bayi yang mempunyai banyak manfaat. ASI ekslusif harus diberikan kepada bayi hingga usia 6 bulan. Produksi ASI pada masing-masing ibu tidaklah sama. Ada yang berlimpah, ada yang sedikit, bahkan ada yang sama sekali tidak keluar.

Pada dasarnya, semua ibu pasti mengeluarkan ASI. Bagaimana membuat ASI ibu berlimpah sehingga memenuhi kebutuhan si kecil? Pijatan ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan banyak ASI.

\”Back massage ayah di tengkuk ibu bisa mengeluarkan ASI. Ibu jadi rileks, sehingga hormon oksotosin meningkat,\” ujar Ketua Umum Sentra Laktasi Dr Utami Roesli usai acara Menyusui Serentak di Gelanggang Remaja, Bulungan, Jakarta, Sabtu (2/8/2008).

Ditengkuk ibu, ada tonjolan tulang belakang jika kepala ibu menunduk. Dari tonjolan itu, letakkan dua jari di sisi kiri dan kanan. Baru ayah bisa memulai memijat dengan lembut dari atas ke bawah. ASI akan otomatis keluar.

Menurut mertua foto model Tiara Lestari ini, hormon oksotosin yang mempengaruhi keluarnya ASI akan menurun jika ibu merasa sedih, kecewa, dan perasaan bersalah. Pikiran positif atau negatif ibu akan mempengaruhi keluarnya ASI.

\”Disini perlunya peran ayah (breastfeeding father). Karena ayah yang mendukung ASI, 98 persen ASI ekslusif berhasil. Sedangkan ayah yang tak mendukung ASI, keberhasilannya hanya 26 persen,\” ungkapnya.

Untuk ibu bekerja, lanjut Dr Utami, sebaiknya saat memeras ASI di kantor, bawalah HP dimana didalamnya ada foto atau video suami sedang bercanda dengan anak.

\”Itu akan meningkatkan hormon oksitosin tadi. Sehingga ASI bisa banyak keluar,\” imbuhnya.(gus/irw)

Silahkan baca ini juga:

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isi alamat email Anda dibawah ini utk berlangganan GRATIS:
ATAU
KLIK Like this post di sebelah kanan, jika anda pengguna FACEBOOK

Leave a comment

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Your email is never shared. Required fields are marked *