Minum Es Setelah Makan, Bahayakan Jantung. Mitoskah ? Internet

\"Es\" Es adalah minuman yang sangat menyegarkan, apalagi saat musim panas. Waaw.. terasa begitu nikmat. Kebanyakan orang setelah makan mereka memilih meminum air es sebagai pelepas dahaganya ketimbang minum air hangat.

Awalnya es memang begitu nikmat dan menyegarkan tubuh, tetapi di balik kesemua itu ternyata air es sangat membahayakan pencernaan dan jantung yang lebih utama.

Di Jepang dan Cina, ada sebuah kebiasaan yang selalu diterapkan oleh masyarakatnya yaitu dengan meminum air panas atau hangat di saat makan. Ternyata kebiasaan ini memiliki manfaat yang luar biasa sehingga terus dipertahankan warga Jepang dan Cina.

Hasil penelitian para ahli menemukan bahwa air es dapat membekukan makanan berminyak dan lemak* dari makanan yang kita makan. Lemak yang terbentuk di dalam usus akan mengakibatkan penyempitan saluran-saluran pencernaan sehingga mengakibatkan kegemukan.

Orang yang memiliki kondisi tubuh yang tidak ideal atau gemuk akan mudah terserang penyakit, terutama penyakit jantung. Dengan naiknya berat badan akan memacu penimbunan lemak pada tubuh hingga mampu menutupi jantung.

Jantung yang tertutupi oleh lemak akan sulit memompa darah sehingga mulailah muncul permasalahan pada jantung. Serangan jantung biasanya akan terasa pada tangan sebelah kiri lalu merambat sedikit demi sedikit hingga sekujur tubuh. Jika jantung sudah terganggu, maka organ lain pun akan ikut terganggu.

Oleh karena itu biasakanlah minum air hangat saat makan agar lemak dan minyak yang terkandung dalam makanan dapat hancur dan terserap oleh tubuh.

http://www.lifestyle.dnaberita.com/5%20JULI—MINUM.php

**Tambahan

http://netverum.blogspot.com/2009/01/minum-air-dingin-dan-serangan-jantung.html

Meskipun kutipan diatas mengenai gejala serangan jantung bisa dikatakan cukup akurat, akan tetapi hubungan antara serangan jantung dan kebiasaan minum air dingin setelah makan sangat2 diragukan. Sangat sulit untuk menemukan literatur medis dari sumber yang dapat dipercaya mengenai hubungan diantara keduanya.

Air dingin yang kita minum setelah makan tidak akan membekukan makanan berminyak. Panas tubuh bagian dalam kita akan segera meniadakan perbedaan temperatur dari makanan apapun yang masuk ke dalamnya, selain itu asam yang terdapat di dalam lambung juga akan secara efektif ”memecahkan” lemak sebelum dapat mencapai usus.

Bagaimana menurut anda?

Silahkan baca ini juga:

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isi alamat email Anda dibawah ini utk berlangganan GRATIS:
ATAU
KLIK Like this post di sebelah kanan, jika anda pengguna FACEBOOK

5 Comments

  • November 19, 2010 | Permalink | Reply

    Nah…hati-hati bagi yang suka minum es, silahkan baca artikel di atas, awas bahaya jantung anda, terutama jika memang anda mempunyai gejala penyakit jantung….

    • admin
      December 2, 2010 | Permalink | Reply

      msh ada info yg meragukannya kok mbak.. tuh ada di bagian **Tambahan

  • January 22, 2011 | Permalink | Reply

    penemuan terbaru mengatakan bhw hal ini krng terbukti kbnrannya spt kata bung admin….krn bgmnpun sistem tubuh kita sudah menjaga suhu makanan ketika mencapai pencernakan so opini bhw air es membekukan lemak dr makanan yg kita konsumsi nggalah mutlak kbnrannya. Tp konsumsi air es yg berlbhan memang ngga bgs bt lambung kita krn meningktkan sekresi asam lambung

  • January 23, 2011 | Permalink | Reply

    terlepas ada benar atau tidak artikel tersebut yang jelas kurangi minum es apalagi es teh,

  • May 24, 2011 | Permalink | Reply

    Kayanya ngga deh… justru minum air es itu buang kalori koq. Soalnya buat stabilin suhu air es di dalam perus diperlukan sejumlah kalori. Jadi sama aja perut di olahraga kan. Itu yg saya baca dari salah satu situs kesehatan di Internet. Thanks ^^

Leave a comment

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Your email is never shared. Required fields are marked *