Ketombe pada bayi

Sisik-sisik di kepala anak perlu diwaspadai, siapa tahu pertanda infeksi di kulit kepalanya.

Tak hanya orang dewasa, bayi dan anak pun bisa terserang ketombe. Namun, ketombe pada bayi lebih spesifik, baik bentuk maupun penanganannya. Istilah tepatnya pun bukan ketombean, melainkan dermatitis seborrheic. Orang awam sering menyebutnya sarap. Namun, sama halnya dengan ketombe orang dewasa yang sangat mengganggu, pada bayi dan anak pun demikian. Selain membuat tidak nyaman, ketombe atau dermatitis seborrheic sering menimbulkan gatal bahkan terasa sakit bila sudah sampai terinfeksi.

“KETOMBE” PADA BAYI

Dermatitis seborrheic, kata dr. Ari Muhandari Ardhie, Sp.KK dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, umumnya hanya terjadi pada bayi karena hal ini terkait dengan hormon androgen milik ibunya yang masih tersisa di dalam tubuhnya. “Itulah kenapa, lewat dari masa bayi, masalah ini akan menghilang seiring dengan berkurangnya kadar hormon androgen.”

Namun, tidak semua bayi akan mengalami dermatitis seborrheic. Jadi hanya bayi tertentu saja, terutama yang mengalami atopik, yakni kecenderungan untuk bereaksi menyimpang terhadap bahan-bahan yang bersifat umum. Bila reaksi menyimpang itu terjadi di kulit kepala, maka akan timbul dermatitis seborrheic bahkan eksim. Bila dermatitis seborrheic ini tidak ditangani secara tepat, mungkin saja akan berlanjut menjadi infeksi. Biasanya disertai proses inflamasi atau peradangan di dalam kulitnya. Ditandai dengan sisik yang berada di atas kulit yang kemerahan.

(more…)

Perubahan Tubuh Ibu Hamil Pada Trimester 3

Trimester III kehamilan dimulai dari usia hamil 25 to minggu s/d kelahiran.
Selama periode ini banyak hal2 yang kurang nyaman Trimester II tetap berlanjut. Akibat pertumbuhan janin, maka organ sekitarnya mendapat tekanan sehingga memperburuk keadaan serta menimbulkan keluhan baru. Sementara itu ukuran janin dan posisinya tekadang membuat bumil merasa tidak nyaman dan susah tidur, ditambah lagi dengan lelah akibat membawa tambahan bobot tambahan sampai bayi dilahirkan. Berikut perubahan2 yang sering ditemukan pada TM III.

Pembesaran perut
Rahim terus membesar, sampai ke 36 ukuran uterus mencapai pinggir bagian bawah tulang iga terendah pada dada. Pembesaran perut sering membuat puser/udel jadi menonjol.
(more…)

PENYAKIT KUNING PADA BAYI BARU LAHIR

Seminggu setelah kelahiran dua putri saya kena sakit kuning.Pertama  sempat panik juga sih..tapi saat anak kedua udah sedikit tenang. Nah biar para Bunda gak ikutan panik kyk saya nih ada ulasan tentang penyakit kuning pada bayi.
Mudah2an bermanfaat buat para Bunda yah..

Penyakit kuning (jaundice) pada kulit bayi yang baru lahir adalah hal yang biasa dan biasanya bukan penyakit yang serius.
Namun ada kalanya penyakit kuning yang berat dapat mengakibatkan cerebral palsy, ketulian atau kemunduran mental. Tetapi komplikasi ini jarang sekali ditemui karena adanya pengobatan-pengobatan yang efektif untuk setiap bayi yang mengidap sakit kuning secara signifikan, yang kemudian tetap dilakukan pengobatan berjalan setelah keluar dari rumah sakit.

Apakah penyakit kuning itu?
Penyakit kuning adalah perubahan warna pada kulit bayi yang menjadi kekuningan yang diakibatkan karena kelebihan bilirubin dalam tubuh. Bilirubin adalah zat yang terdiri dari sel darah merah, dan kemudian hati yang menyingkirkan pigmen bilirubin melalui tinja. Pada bayi yang baru lahir, bilirubin yang diproduksi oleh tubuhnya jauh lebih banyak dibanding jumlah yang
dikeluarkan sehingga mengakibatkan penimbunan bilirubin dalam darahnya.

(more…)

Iritasi pada Kulit Bayi, Apa dan Bagaimana Mengatasinya

Iritasi pada kulit bayi sering terjadi, beberapa keadaan dapat menjadi pemicu terjadinya iritasi, seperti:

* Pemakaian popok sintesis atau celana berlapis plastik yang lama tidak diganti, sering menimbulkan iritasi langsung pada kulit akibat tertimbunnya urin atau kotoran yang mengandung amonia. Tertutupnya daerah popok meningkatkan suhu maupun kelembaban di daerah lipatan bokong makin memudahkan penyerapan bahan-bahan kimia iritan tersebut. Bila berlangsung berulang-ulang pelindung kulit akan rusak, sehingga memudahkan berkembangbiaknya jamur, seperti Candida albicans.

* Pada daerah-daerah lipatan terutama pada bayi gemuk seperti daerah leher, lipat paha, lipat siku, bila terjadi penumpukan keringat yang terlalu lama maka akan mengiritasi kulit bayi. Peradangan berulang yang terjadi juga akan diperburuk dengan berkembangbiaknya jamur seperti Candida albicans.

* Bayi dengan riwayat keluarga alergi akan lebih sering dijumpai keluhan iritasi, seperti sisik halus di daerah kulit kepala akibat pemakaian produk kosmetika sampo ber-pH tinggi atau hair-lotion yang terlalu wangi. Dapat pula dijumpai hal serupa di daerah dada, punggung, perut akibat pemakaian minyak penghangat seperti minyak telon atau kayu putih yang digunakan terus-menerus di iklim panas.

(more…)

Tips Mengatasi Kulit Kering

Kamis, 24 Agustus 2006 16:44

KapanLagi.com – Seringkali sebagian dari kita mengalami kulit yang terasa kering dan ketat. Keadaan seperti ini biasanya terjadi saat pergantian musim kemarau ke musim hujan, dimana cuaca tak menentu dan membuat kulitpun jadi tak nyaman. Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menghindari atau mengurangi kekeringan pada kulit dengan perawatan yang tepat.

Kulit kering biasanya disebabkan oleh banyak faktor, terlalu sering mandi dan menggosokan sabun batang langsung ke kulit bisa juga jadi penyebabnya. Kulit kering dapat dilihat dengan napaknya permukaan yang pecah-pecah dan kasar. Kulit kering biasanya disebabkan oleh kurangnya kelembaban pada kulit bukan minyak. Yang dimaksudkan cairan untuk melembabkan terjebak air dalam kulit dan membuat permukaan kulit jadi nampak ketat atau bersisik. Berikut beberapa langkah untuk merawat kulit agar tak mengalami kekeringan.

- Jangan merendam tubuh di air terlalu lama dan lebih baik gunakan air hangat dari pada yang dingin atau panas untuk mandi.

(more…)

Posted in kulit, tips. Tags: , , , . No Comments »