Bila bayi bersuara “grok-grok”

Si kecil kerap mengeluarkan suara grok-grok. Patutkah dikhawatirkan?

Bagian dalam tubuh manusia, asal tahu saja, selalu berlendir. Jadi memang sudah dirancang untuk terus memproduksi lendir yang berfungsi membersihkan saluran pernapasan dan menangkal infeksi kuman ataupun virus dari dalam tubuh. Nah, tubuh bayi pun memproduksi lendir. Hanya saja karena refleksnya untuk mengeluarkan lendir belum baik, akibatnya jumlah lendir “menumpuk”. Ini wajar saja selama lendir tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas bayi (seperti makan-minumnya tetap baik, tidurnya pun bisa nyenyak), tidak muntah, dan tak ada demam. Kalau begini, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Namun, beri perhatian jika suara grok-grok yang timbul terdengar begitu nyaring (terlebih saat bayi menangis). Bayi pun tampak sulit tidur dan aktivitasnya kerap terganggu (sulit makan dan minum, sering muntah, dan berat badan susah naik). Apalagi bila disertai hidung meler dan tersumbat, bersin-bersin, dan suhu tubuh meninggi. Ini biasanya disebabkan infeksi virus. (more…)

Healthy Habit (2)

after actually doing those previous little habit, then lets look for another..

Healthy Habit No. 3: Sleep Enough!

“Your body has naturally alarm when they need to rest,”  or
“Your body has to have enough time to rest,”

This may sound like common sense, but according to the National Sleep Foundation (NSF), more than two-thirds of older adults suffer from sleep problems and many American adults don’t get the minimum amount of shuteye needed to stay alert.

Sleep is vital to good health and to mental and emotional well-being. The NSF said that people who don’t get enough slumber are more likely than others to develop psychiatric problems and to use health care services. Plus, sleep deprivation can negatively affect memory, learning, and logical reasoning. Other was lost motivation on work.

Not enough sleep can also be hazardous. Imagine when people need to drive even when they dont have time to sleep last night.

To avoid the pitfalls of insufficient sleep, make sure to get at least seven to 10 hours of weel sleep  each night. Kids need more sleep, of course.

Healthy Habit No. 4: Make Social Connections

C’mon. You arent alone in the world. Go to plaza Join a club. Whatever you do, do it with people. Communal activities are good for your physical and mental health, according to a study published in the March/April 2004 issue of the American Journal of Health Behavior.

It makes sense, says C. David Jenkins, PhD, author of Building Better Health: A Handbook of Behavioral Change. He says social ties have many benefits, including:

  • Providing information. You may think for instance your frequent nosebleeds, coughing, and sneezing episodes are trivial, but when a close friend or relative hears of it, he or she may encourage you to go to a doctor. If the symptoms turn out to be a serious condition, the social tie could have saved your life.
  • Instrumental help. Friends and family can provide physical support in time of need. They may help with cooking, cleaning, running errands, doing grocery shopping, and driving to the doctor’s office.
  • Emotional support. Sharing a problem with a trusted person can help alleviate an internal burden. “It’s a load off your chest,” says Jenkins.
  • Offering a sense of belonging. This feeling not only helps reinforce a person’s identity, it also assists in preventing and overcoming depression and anxiety.

Community ties also help improve mental functioning, says Fleming. Group activities can help keep the mind active and maintain desirable levels of serotonin — the brain chemical associated with mood. “Lack of social interaction will [decrease] serotonin levels,” says Fleming.

http://www.webmd.com/balance/features/13-healthy-habits-to-improve-your-life

Posted in Health, tidur. Tags: , , . No Comments »

Mendengkur Ternyata Berbahaya

Mengapa Dengkuran Terjadi?

Mendengkur atau biasa disebut ‘mengorok’ dalam dunia kedokteran disebut sleep apnea terjadi karena adanya penyempitan saluran nafas. Saluran nafas yang menyempit tersebut apabila dilalui udara maka akan menimbulkan suara. Sehingga, terciptalah dengkuran saat kita sedang tidur.
Penyebab menyempitnya saluran nafas antara lain sbb:
1. karena sewaktu tidur otot-otot pernafasan mengendur;
2. karena melemahnya otot tenggorokan dan otot lidah;
3. karena adanya amandel yang terlalu besar;
4. karena lidah jatuh ke belakang akibat posisi tidur yang terlentang, dan;
5. karena adanya benjolan pada tenggorokan sebagai akibat kegemukan atau penyakit tertentu.

Bahaya Mendengkur

Mendengkur ternyata bisa cukup berbahaya. Karena, pada saat mendengkur suplai oksigen ke seluruh tubuh terganggu akibat menyempitnya saluran nafas. Sehingga, apabila gangguan suplai oksigen tersebut berlangsung lama, saat tidur tubuh kita akan kekurangan oksigen. Akibatnya, nyawa kita akan terancam.
Hal ini biasanya terjadi pada OSA (obstructive sleep apnea) dimana mendengkur sudah mencapai tahap mampu menghentikan pernapasan untuk beberapa saat. Ciri dengkuran berbahaya tersebut adalah dengkuran terdengar keras lalu tiba-tiba terputus dan dilanjutkan kembali dengan hentakan nafas. Saat terjadi situasi seperti itu seluruh organ tubuh kita akan bekerja lebih keras, termasuk jantung dan otak.
Jantung akan bekerja keras memompa darah lebih banyak lagi untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Sementara itu, otak bekerja keras membuat kita tersadar dari tidur agar pernapasan yang terhenti dapat dilanjutkan kembali.
Dalam jangka pendek seseorang yang mendengkur seperti itu akan merasa mengantuk secara berlebihan pada siang hari saat tidak melakukan kegiatan yang melibatkan fisik.Selain itu, orang tersebut juga akan menjadi mudah lupa dan sulit untuk berkonsentrasi dengan baik.
Dalam jangka panjang orang tersebut akan mudah terserang penyakit berbahaya sepert hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke, dan jantung. Hal ini disebabkan karena jantung dan otak mereka akan mengalami kelelahan dan mudah rusak akibat sering dipaksa bekerja keras.
Selain dampak berbahaya tersebut, mendengkur juga dapat menyebabkan hal-hal berikut.
1. Tidur menjadi tidak sempurna sehingga selalu muncul rasa kantuk dan rasa lelah yang berlebihan di siang hari.
2. Muncul berbagai penyakit, seperti: mudah lupa, sakit kepala, darah tinggi, stroke, dan jantung.

Bagaimana Mengatasi Mendengkur?

(more…)

Posted in tidur. Tags: , . No Comments »

Mitos-mitos seputar tidur

Mitos #1 : Mengorok sangat mengganggu, tetapi tidak terlalu berbahaya.

Siapa bilang? Yang jelas, mengorok sangat mengganggu bagi teman tidurnya atau bagi orang yang tidur di kamar yang sama atau bahkan di rumah yang sama. Mengorok dapat merupakan tanda-tanda orang tersebut mengidap gangguan pada tidur atau yang disebut apnea.

Mitos #2 : Mengorok dapat diobati, yaitu dengan cara menggunakan alat khusus.

Walaupun berbagai macam cara dapat dilakukan untuk mengatasi masalah mendengkur dengan menggunakan alat khusus, hal ini berbahaya. Konsultasikan terlebih dulu dengan dokter. Mungkin dokter akan memberikan resep khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

Mitos #3 : Tubuh dapat beradaptasi paling tidak hanya dengan tidur selama dua atau tiga jam.

Walaupun kebutuhan tidur setiap orang tidak sama, 8 jam setiap malam adalah jumlah jam yang disarankan untuk tidur setiap malam. Bila tidur kurang dari 6 jam semalam, dapat mempengaruhi kesehatan Anda, baik fisik maupun mental.

Mitos#4 : Bila kurang tidur beberapa jam semalam, Anda dapat menggantinya pada malam berikutnya.

Hal ini tidak benar. Kekurangan tidur tidak pernah bisa digantikan. Anda dapat tidur sesuai jadwal keesokan malamnya tetapi tetap tidak dapat menggantikan kekurangannya.

Mitos #5 : Mengonsumi minuman beralkohol sebelum tidur dapat membuat tidur nyenyak.

Memang, sih, alkohol memberikan efek penenang dan dapat membuat Anda mengantuk lalu tertidur. Tetapi ketenangan tidur tersebut hanya berlangsung selama 3-4 jam. Lalu, minuman yang menenangkan tersebut mulai mengganggu pola tidur Anda. Bentuk gangguan bisa berupa terbangun tengah malam, mimpi buruk, dan sakit kepala. Bila ingin tidur nyenyak, sebelum tidur minum susu hangat, teh herbal hangat, atau tenemukan cara lain selain minum alkohol.

Mitos #6 : Berat badan tidak ada hubungannya dengan cara tidur.

Hal ini jauh dari benar. Orang yang gemuk biasanya lebih banyak mendengkur. Penderita obesitas umumnya mengidap gejala apnea. Tambahan lagi, bila mengidap obesitas, posisi tidur sangat terbatas, tidak dapat menggerakan badan sesuka hati.

Mitos #7 : Mimpi buruk dan nightmare merupakan hal yang sama.

Kedua jenis ini merupakan gangguan yang berbeda. Mimpi buruk merupakan mimpi yang menyeramkan. Bila terbangun tengah malam karena mimpi buruk, si pemimpi dapat ingat akan mimpinya sampai hal yang sekecil-kecilnya. Sementara nightmare merupakan hal yang menakutkan. Si pemimpi, pada waktu terbangun tengah malam, biasanya tidak dapat mengingat apa yang membuat dia takut tetapi gejala teror tetap ada dan membutuhkan waktu untuk kembali tenang.

Mitos #8 : Enuresis /mengompol adalah jenis gangguan yang hanya dialami oleh anak-anak.

Enuresis /mengompol memang lebih sering dialami oleh anak-anak, tetapi orang dewasa dapat mengalaminya dan biasanya bisa menimbulkan berbagai macam masalah. Ada beberapa metode untuk mengatasi enuresis. Baik untuk anak-anak maupun orang dewasa .

Mitos #9 : Sebaiknya jangan menggunakan alarm untuk membangunkan Anda.

Dulu hal ini dibenarkan tetapi penelitian membuktikan, selama alarm tidak mengejutkan, hal ini tidak masalah.

Mitos #10 : Jumlah jam tidur kaum manula/orang tua biasanya lebih sedikit dibanding orang muda.

Hal ini tidak benar. Pada dasarnya, manusia membutuhkan jumlah jam tidur yang sama, baik tua maupun muda. Kaum manula, biar bagaimanapun, memiliki masalah-masalah khusus yang menghalangi mereka untuk tidur sesuai dengan yang mereka butuhkan.

Mitos #11 : Mimpi basah dikarenakan libido yang tidak tersalurkan?

Anda cari sendiri jawabannya… :p

Posted in mitos, tidur. Tags: , , . 2 Comments »