Tips untuk penderita Asma

Kira-kira sepuluh juta penduduk Amerika menderita kesulitan perbafasan, dada nyeri, nafas tersengal-sengal yang merupakan gejala khas asma, para doketer menyebutnya penyakit episodic. Serangan akut yang mengubah periode-periode bebas, gejala asma adalah masalah fisik, bukan emosional (meski stres, kecemasan atau frustasi bisa menyebabkan asma bertambah parah) dan gangguan bisa mengganggu kehidupan si penderita juga orang lain di sekitarnya).

Apa bedanya asma dengan ganggguan pernafasan?
Baca selengkapnya »

Kata kunci ke halaman ini:

    - hidup sehat dengan asma (3); - serangan asma (2); - info sehat asma (2); - makanan sehat untuk penderita asma (2); - obat asma kromolin (2); - cara mengatasi asma (1); - posisi untuk meredahkan sesak nafas (1); - penyebab asma bronchitis (1); - penyebab asma (1); - obat asma bronchitis (1);

Mitos & Fakta tentang Rematik

REMATIK adalah salah satu penyakit yang lumrah di derita masyarakat Indonesia baik tua maupun muda.  Penyakit ini menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Dalam tingkat yang  parah, rematik bahkan dapat menimbulkan kecacatan tetap, ketidakmampuan dan penurunan kualitas hidup.

Di masyarakat, masih terus berkembang mitos dan anggapan yang salah mengenai penyakit ini. Padahal mitos-mitos ini menyesatkan bila dikaji dari sisi medis dan bisa merugikan penderita.

Ahli penyakit dalam dan rheumatolog dari Divisi Rheumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. Bambang Setyohadi, menjelaskan motis dan fakta seputar penyakit rematik.  Berikut  poin-poinnya :

1. Sering mandi malam di usia muda memicu rematik di usia tua. Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa mandi malam akan menyebabkan penyakit reumatik. Pada prinsipnya mandi malam atau mandi air dingin tidak menyebabkan rematik.  “Pada penderita rematik, mandi air dingin memang bisa membuat otot kaku atau spasme.  Kondisi tersebut biasanya membuat sendi tertekan sehingga menimbulkan rasa sakit,” ujar Dr. Bambang saat peluncuran Senam Rematik.di Jakarta, Miinggu (25/5) kemarin.

Baca selengkapnya »

Mandi malam, Bikin Rematik?

Sebagian besar orang mungkin percaya karena sering mendengar mitos yang mengatakan bahwa mandi pada malam hari dapat menyebabkan rematik. Ternyata, itu memang sebatas mitos saja. Yang sebenarnya terjadi, mandi pada malam hari akan memicu rasa nyeri pada sendi yang telah terserang rematik, karena kapsul sendi akan mengkerut setiap tubuh disiram air dingin. Bila penderita rematik mandi menggunakan air hangat, rasa sakit itu justru akan berkurang.

Sebaliknya, rematik disebabkan oleh konsumsi berlebihan makan-makanan seperti jeroan, seafood dan minuman beralkohol yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat. Olahraga ringan seperti senam dapat mengurangi risiko tersebut.

Baca selengkapnya »

Posted in mitos tidak sehat, tulang. Tags: . 3 Comments »